Tentang NRA dan KTA

NOMER REGISTRASI ANGGOTA DAN KARTU TANDA ANGGOTA IKARHOLAZ

1. Nomer Registrasi Anggota (NRA)
1.1. Nomor Registrasi Anggota (NRA) adalah Nomor Registrasi Keanggotaan sebagai Anggota IKARHOLAZ.
1.2. Nomor Registrasi Anggota (NRA) merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem registrasi keanggotaan yang melekat pada diri Anggota yang bersangkutan.
1.3. Sistem Nomor Registrasi Anggota (NRA) untuk Kartu Tanda Anggota terdiri dari 10 (sepuluh) digit, yaitu :
Digit pertama sampai dengan digit kedua merupakan tahun lulus alumni, misal 89, 87, dan 03, 09 untuk lulusan 2000 keatas.
Digit ketiga dan kesepuluh merupakan deret angka unik yang ditarik dari database keanggotaan IKARHOLAZ.
1.4. Setiap alumni hanya memiliki 1 (satu) NRA
1.5. NRA terbit setelah alumni mendaftarkan diri di Aplikasi Gerai IKARHOLAZ (gerai.ikarholaz.id).
1.6. Nomor Registrasi Anggota (NRA) dikeluarkan oleh Kesekretariatan PP IKARHOLAZ sebagai PENGELOLA dengan persetujuan Ketua UMUM PP IKARHOLAZ.

2. Tentang ANGKA UNIK pada digit ketiga dan kesepuluh.
2.1. Angka unik terbagi dalam 2 kategori, angka unik REGULAR dan angka unik PILIHAN (Custom Number)
2.2. Angka unik REGULAR merupakan nomor urut dari proses generate di database keanggotaan IKARHOLAZ.
2.3. Angka unik PILIHAN merupakan angka khusus berdasar permintaan khusus alumni.
2.4. Setiap alumni terdaftar, tanpa terkecuali berhak memiliki deret angka unik PILIHAN dengan syarat-syarat yang diatur bab lain terkait NRA.
2.5. Default penomoran adalah deret angka REGULER. Jika kemudian alumni memiliki nomer kategori PILIHAN maka nomer sebelumnya (lama) dihapus system dan kembali terbuka dimiliki alumni lain.
2.6. Sebaliknya, alumni bernomor PILIHAN bisa membatalkan nomernya dan secara otomatis akan diberikan nomer kategori REGULAR.

3. KTA dan Fungsi Pendukung
3.1. KTA keluaran perdana (2020) memiliki fungsi tambahan sebagai E-toll, bekerjama dengan BNI sebagai pencetak kartu dan sistem e-toll
3.2. KTA keluaran perdana (2020) memiliki 6 tema. Setiap alumni boleh memiliki 6 kartu dengan tema berbeda, namun tetap dalam 1 nomer yang sama.
3.3. KTA didistribusikan kosongan tanpa saldo E-toll.
3.4. Pengelola tidak menyediakan layanan pengisian E-toll
3.5. Pengelola terus berupaya menambah fungsi KTA secara berkala mengikuti perkembangan dan kemampuan organisasi.
3.6. Pengelola bebas dan terbuka menjalin kerjasama dengan layanan penyedia e-money mana saja demi melayani kebutuhan anggota IKARHOLAZ.

4. Biaya NRA
4.1. Biaya ditetepkan mempertimbangkan manfaat dan fungsi produksi dalam pembiayaan operasional organisasi dan aksi sosial IKARHOLAZ.
4.2. Penetapan harga khusus NRA PILIHAN selain sebagai pembiayaan operasional juga untuk subsidi silang demi pemerataan distribusi KTA di tiap angkatan.
4.3. SK biaya NRA
4.3.1. NRA REGULAR

  • Gratis atau tidak dikenakan biaya.

4.3.2. NRA Pilihan

  • Harga berdasar jumlah digit terakhir
  • 8 digit, xxxxxxxx, ex: 12345678, Rp. 100.000,-
  • 7 digit, 0xxxxxxx, ex: 01234567, Rp. 200.000
  • 6 digit, 00xxxxxx, ex: 00123456, Rp. 300.000
  • 5 digit, 000xxxxx, ex: 00012345, Rp. 400.000
  • 4 digit, 0000xxxx, ex: 00001234, Rp. 500.000
  • 3 digit, 00000xxx, ex: 00000123, Rp. 600.000
  • 2 digit, 000000xx, ex: 00000012, Rp. 700.000
  • 1 digit, 0000000x, ex: 00000001, Rp. 800.000
  • Harga diatas tidak berlaku selama PROGRAM LELANG.
  • Potongan harga berlaku di moment-moment tertentu.

4.3.3. NRA Pilihan Potensial

  • NRA Pilihan Potensial adalah deret nomer yang berpotensi diminati banyak alumni
  • Menjunjung prinsip FAIRNESS, NRA Pilihan Potensial WAJIB ditawarkan melalui sistem LELANG dan Terbuka.
  • Jenis NRA Pilihan Potensial
    • Nomer merujuk peringatan/momen peristiwa tertentu secara umum, seperti xy.17081945 (hari merdeka), xy.18061927 (hari persebaya), xy.00001212 (harbolnas), dan seterusnya.
    • Nomer dengan banyak angka kembar, seperti xy.11111111, xy.22222222, dan seterusnya.
  • Nomer merujuk tanggal lahir seseorang tidak termasuk NRA Pilihan Potensial. Kepemilikannya berlaku First Come First Served dengan biaya mengikuti ketentuan 4.3.2.